Lokananta, studio legendaris yang merekam Album Slank ke-23

Jakarta,  22 Agustus 2019, Slank kembali memeriahkan kancah musik Indonesia dengan merilis Album ke-23 yang ditandai dengan “Volume 23” bertajuk “Slanking Forever” dan menggandeng Lokananta sebagai studio rekaman Legendaris di Indonesia dengan 10 lagu baru dan 2 lagu instrumental.

Lokananta kembali akan menjadi saksi diciptakannya sebuah karya luar biasa dari anak bangsa yang sebelumnya sudah melahirkan Hits dari musisi-musisi tanah air, seperti Koesplus, Gipsy, Gesang, hingga pembacaan ulang Teks Proklamasi. Kali ini Slank menjadi salah satu dari sederet musisi Indonesia yang akan merasakan manisnya rekaman di studio legendaris Lokananta dengan warna musik bernuansa Art Rock.

Lokananta merupakan label rekaman pertama, dan satu-satunya milik Negara yang berdiri pada 29 Oktober 1956. Pada tahun 2004 secara resmi menjadi kantor cabang Surakarta dengan nama resmi “Perum Percetakan Negara RI cabang Surakarta – Lokananta”.

Slank melakukan rekaman di Lokananta selama kurang lebih 5 hari dengan 10 lagu baru , “Rumahku itu kamu”, “Bercinta di Sorga”, “Jangan Marah”, “Ramai Tapi Sepi”, “CCTV Tuhan”, “Sumba Humba”, “So Goodbye”, “Oh Memi”, dan 2 lagu instrumental, “Rocknrolloka”, dan “Solo Balapan”.

Slank memilih Lokananta - Solo dalam merekam album ke-23 bukan hanya karena Lokananta adalah studio tertua dan legendaris, tapi melihatnya sebagai warisan budaya yang tak tergantikan dan berharap Lokananta  bisa berkembang ke depannya.

“Karna untuk intensitas kreatif itu lebih dapet kalo kita berkutat panjang. Iya itu juga (keluar dari zona nyaman). Kalo pola yang kita lakuin biasa itu beberapa tahun terakhir itu kita kayak energy kita itu dingin, besok harus panasin lagi. Kalo kita rame rame datang ke satu tempat energy bisa kita serap. Selesai gak selesai harus dikumpulkan. Terus kenapa Lokananta, jadi gue pikir kita sebetulnya kita punya.

Walaupun di Lokananta bukan artis pertama yang rekaman di sini. Gue pikir kalo Slank rekaman di Lokananta, Lokananta kedepannya harus dilihat. Kalo kita punya tempat bersejarah yang menghasilkan banyak record, terus pernah jadi tempat yang penting di dalam sejarah Indonesia. Jangan cuman jadi “itu Slank yang pernah rekaman disitu”. Gue pengennya setelah kita rekaman, meeting, menghasilkan sebuah karya disini, tempat itu (Lokananta) jadi cita-cita gue sih. Semoga Lokananta bisa berkembang” ujar Kaka, Vokalis Slank (22/8/19).