HomePublikasiBerita

Kunjungan Kerja Walikota, KPUD, Kajari, Wakapolres Lubuk Linggau Ke Perum PNRI

Walikota Lubuk Linggau, Riki Junaidi, Ketua KPUD Lubuk Linggau, Efriadi Suhendri S.sos dan Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau, Zairida, S.H.M.Hum, serta Wakapolres Lubuk Linggau, Kompol Zulkarnain dan jajaran pemerintah kota lubuk linggau, melakukan kunjungan kerja ke Perum PNRI, Jakarta pada Jum’at 11/5/2018. Diterima oleh Direktur Utama Perum PNRI, Djakfarudin Junus dan Direktur Keuangan  & Produksi, Satrijo Sigit Wirjawan, para tamu kunjungan tiba di Perum PNRI dan langsung melakukan pertemuan di ruang rapat Direksi Perum PNRI.

    Kunjungan ini di maksudkan dalam rangka meninjau sarana dan prasaran yang dimiliki oleh Perum Percetakan Negara RI. Pada beberapa waktu yang lalu Perum PNRI berhasil memenangkan tender salah satu kebutuhan untuk Pilkada di Lubuk Lingga, Provinsi Sumatera Selatan yaitu Stiker Segel Pilkada. Selain itu juga yang sangat penting, guna memastikan kesesuaian prosedur dan pemenuhan aspek governance-nya/pertauran yang berlaku dari mulai proses tender, pencetakan juga sampai dengan selesainya proses Pilkada sehingga perlu dilakukannya kunjungan dimaksud dan melibatkan pihak-pihak terkait.

    Adapun tempat yang dikunjungi dilingkungan Perum PNRI yaitu Ruang Percetakan Sekuriti, Ruang Percetakan Smart Card dan juga Ruang Kerjasama Pemanfaatan Mesin PT EEN Steel Indonesia yang terletak di Eks Ruang Penjilidan BN TBN dan Eks Digital Printing. mendapatkan respon yang baik di sela-sela pertemuan, Dirut Perum PNRI Djakfarudin Junus memasarkan produk Al-Qur’an kepada para tamu.     Pasca kunjungan ini, dalam rangka melayani kebutuhan segala bentuk cetakan yang diperlukan oleh Pemerintah Kota Lubuk Linggau, pihak Perum PNRI juga akan menawarkan kebutuhan cetakan lainnya seperti Formulir, Template, dsb.

Pengajian Bulanan dan Program Melek IQRO dan AL-QURAN di SBU

    Dalam rangka pembinaan mental dan spiritual karyawan, Manajemen SBU menggelar pengajian rutin bulanan yang dilaksanakan pada akhir bulan di Masjid Nurul Yaqin. Pengajian diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan tausiyah yang disampaikan oleh Bapak H.Malik dan sambutan Kepala SBU Bapak Rido Najemi Syukri. Pengajian bulanan yang diselenggarakan oleh manajemen SBU ini sudah berlangsung cukup lama yakni dari tahun 2015 hingga saat ini. Tujuan dari pengajian bulanan ini sendiri adalah untuk mempererat hubungan silaturrahim antar karyawan SBU, mendoakan kerabat yang tertimpa musibah, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, meningkatkan ukhuwah islamiyah diantara sesama muslim, serta memperdalam ilmu agama.

Selain pengajian rutin yang dilaksanakan setiap bulannya,  Manajemen SBU juga mengadakan program “Melek Iqro dan Al-Qur’an” yang dibuka bagi seluruh staff kantor, produksi dan karyawan lepas kontrak yang ada di SBU serta karyawan PKWT yang dipekerjakan di pabrik PT Een Steel baik laki-laki maupun perempuan. Jumlah peserta program Melek Iqro dan Al-Qur’an saat ini mencapai 100 orang ( 55 orang perempuan dan 45 orang laki-laki).

 Awal mula program Melek Iqro dan Al-Qur’an dicetuskan oleh Bapak Kepala SBU Bapak Rido Najemi Syukri yang selanjutnya di laksanakan oleh Yunita Nuzullia sebagai ketua program, Naila Ajrina sebagai Sekertaris dan Titi Wijayanti sebagai bendahara. Program Melek Iqro dan Al-Qur’an mulai berjalan pada tanggal 8 Mei 2018 dimulai pada pukul 17.00 WIB sampai pada pukul 20.00 WIB, dan pada saat bulan suci ramadhan dimulai pukul 16.00 WIB sampai dengan pukul 19.00 WIB. Dengan adanya program Melek Iqro dan Al-Qur’an diharapkan para karyawan memiliki ilmu agama yang baik dan dapat menerapkannya didalam bidang pekerjaannya dalam hal akhlak dan etika dalam bekerja.





On The Job Training Operasional Mesin Perso Data Card MX 6100

   
    Di dalam dunia kerja kita selalu mendengar istilah pelatihan kerja (training). Pelatihan kerja banyak digunakan perusahaan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM)-nya. Karyawan harus mengetahui dan memahami serta menguasai tugasnya dengan baik sesuai dengan keinginan perusahaan sehingga tujuan perusahaan tercapai. Bermacam-macam metode pelatihan yang dapat digunakan oleh perusahaan. Salah satu metode yang paling popular sejak lama adalah metode On the Job Training (OJT). On the Job Training adalah suatu proses yang terorganisasi untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, kebiasaan kerja dan sikap karyawan. Dengan kata lain On the Job Training adalah pelatihan dengan cara pekerja atau calon pekerja ditempatkan dalam kondisi pekerjaan yang sebenarnya.

    Pada tanggal 14-15 Mei 2018, Internal Perum Percetakan Negara RI melalui Departemen Transformasi Sumber Daya menyelenggarakan On The Job Training Operasional Mesin Perso Data Card MX 6100 yang berlangsung di Ruang Eks AHU dan Ruang Kerja Smart Card Perum PNRI. Pemaparan materi dalam Program On The Job Training Operasional Mesin Perso Data Card MX 6100 dipresentasikan oleh narasumber Bapak Dodi K dan Johanes Prabowo dari Data Sonic.

    Bapak Dodi K dan Johanes Prabowo memaparkan materi dan praktek Program On The Job Training dengan baik dan memberikan waktu tanya-jawab (interaksi) apabila ada pertanyaan-pertanyaan yang diutarakan dari peserta yang hadir dengan contoh-contoh dan praktek kartu yang ingin dibuat.   

    Harapan setelah adanya program pelatihan ini, peserta dapat mengimplementasikan dengan pekerjaan tugas masing-masing dan seluruh Unit Kerja terkait memliki kesamaan persepsi/sudut pandang mengenai On The Job Training Operasional Mesin Perso Data Card MX 6100 sesuai Standar Operasional Prosedur kinerja terjait dengan operasional masing-masing Unit Kerja di lingkungan Perum Percetakan Negara RI.




Upacara Hari Kebangkitan Nasional

 

“PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA MEMPERKUAT PONDASI KEBANGKITAN NASIONAL INDONESIA DI ERA DIGITAL”

    Setiap tahunnya, Hari Kebangkitan Nasional diperingati pada tanggal 20 Mei, untuk memperingati berdirinya organisasi Boedi Oetomo. Boedi Oetomo menjadi salah satu penanda utama bahwa bangsa Indonesia untuk pertama kalinya menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan.

    Hampir pada setiap peringatannya Hari Kebangkitan Nasional selalu diperingati dengan upacara bendera yang merupakan sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang. Sesuai dengan himbauan dari Kementerian BUMN Perum Percetakan Negara RI telah melaksanakan kegiatan Upacara Bendera sesuai dengan pedoman yang ada, namun ada yang berbeda pada peringatan Upacara pada kali ini yaitu upacara diadakan di ruang rapat/auditorium Perum PNRI, dengan Inspektur Upacara Bapak Satrijo Sigit Wirjawan selaku Plt. Direktur Utama. Upacara tersebut berjalan dengan sangat khidmat, dan dilanjutkan oleh Rapat Terbatas antara Direksi dengan para General Manager.

    Dalam setiap peringatan Hari Kebangkitan Nasional harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia untuk mengembangkan diri merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri agar dapat bangkit secara Bersama-sama dalam kerangka kebangsaan Indonesia.

    Tujuan peringatan 110 tahun Kebangkitan Nasional Tahun 2018 adalah untuk terus memelihara, menumbuhkan dan menguatkan jiwa nasionalisme kebangsaan kita sebagai landasan dasar dalam melaksanakan pembangunan, menegakkan nilai-nilai demokrasi berlandaskan moral dan etika berbangsa dan bernegara, mempererat persaudaraan untuk mempercepat terwujudnya visi dan misi bangsa kita kedepan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Records Store Day

   Terhitung sejak tahun 2014, Lokananta tidak pernah absen di dalam menyambut serta merayakan event tahunan tersebut. Antusiasme dari sejumlah musisi untuk merilis mini album ataupun album pada Records Store Day (RSD) berdampak kepada meningkatnya permintaan penggandaan kaset di Lokananta. Pagelaran RSD 2018 ini diselenggarakan pada tanggal 27 April 2018 di halaman depan gedung utama Lokananta dan diikuti oleh kurang lebih 26 lapak yang berasal dari Solo, Klaten, Jogja dan Semarang. Acara ini dimeriahkan oleh penampilan serta launching album Lokananta Live Session Vol. IV oleh Iksan Skuter (Malang) dan juga pemutaran beberapa koleksi piringan hitam Lokananta. Para pengunjung yang berasal dari dalam dan luar kota tampak antusias dan memadati setiap lapak, tak terkecuali stand dari Toko Lokananta. Di sela-sela kunjungannya di Kota Solo, Direktur Utama Perum PNRI, Bapak Djakfarudin Junus menyempatkan hadir dan membeli sebuah piringan hitam Koes Plus.

Subcategories