HomePublikasiBerita

Serah Terima Jabatan Direksi Perum PNRI

Menindaklanjuti Acara Penyerahan Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara No SK 204/MBU/07/2018 tanggal 5 Juli 2018 tentang pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota- Anggota Direksi Perusahaan Umum (Perum) Percetakan Negara RI, Pada hari Jumat 6 Juli 2018, bertempat di ruang rapat Direksi, dilangsungkan acara Serah Terima Jabatan Direksi Perum Percetakan Negara Republik Indonesia.

Acara Serah Terima Jabatan tersebut diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Bapak Chieko Handayana yang mewakili seluruh karyawan Perum Percetakan Negara RI. Beliau menyatakan pastinya seluruh karyawan akan kehilangan sosok Ibu Alfi yang selama kurang lebih 5 tahun sudah banyak memberikan kontribusi terhadap perusahaan. Seluruh karyawan Perum Percetakan Negara RI juga turut mendoakan Ibu Alfi selalu diberikan kesuksesan dimana pun Ibu berada.  

Dalam sambutannya Ibu R.R Afiatun Sarasati mengucapkan terima kasih sebesar- besarnya kepada seluruh karyawan Perum Percetakan Negara RI atas dukungan dan kerja kerasnya yang selama ini diberikan, sehingga membuat Perum Percetakan Negara RI menjadi BUMN yang dapat diperhitungkan. Ibu Alfi berharap dengan adanya Direksi Baru dapat membuat Perum PNRI semakin maju dan lebih baik lagi kedepannya.

Selanjutnya sambutan dari Bapak Waluyo Pujianto selaku Direktur Pemasaran, Umum dan SDM yang baru. Beliau mengucapkan terima kasih sebesar- besarnya kepada Ibu Alfiatun atas dedikasi yang telah diberikan kepada Perusahaan selama ini dan siap untuk melanjutkan tugas baru yang telah dipercayakan kepada beliau.  Terakhir sambutan dari Bapak Djakfarudin Junus yang kembali dipercaya oleh Menteri BUMN untuk mengemban tugas sebagai Direktur Utama di Perum Percetakan Negara RI. Dalam sambutannya, beliau memberikan ucapan terima kasih, respect dan hormat setinggi-tingginya kepada Ibu R.R Alfiatun Sarasati. Banyak yang telah beliau lakukan untuk Perum Percetakan Negara RI untuk terus bertahan di dunia bisnis percetakan saat ini.

Kepada Bapak Waluyo Pujianto, Bapak Djakfarudin Junus mengucapkan selamat datang di jajaran BOD Perum Percetakan Negara RI, diharapkan beliau banyak belajar kepada pendahulunya baik Ibu Alfi maupun Pak Sigit.

Selesai acara serah terima jabatan Direksi dan ramah tamah. Bapak Djakfarudin Junus, Bapak Satrijo Sigit Wirjawan dan Bapak Waluyo Pujianto langsung melakukan silaturahmi kepada seluruh karyawan dengan mendatangi ke setiap bagian/unit kerja yang berada di lingkungan Perum Percetakan Negara Republik Indonesia.

Diharapkan Direksi periode baru ini, dapat membawa Perum Percetakan Negara Republik Indonesia menjadi lebih baik serta maju daripada sebelumnya dan juga dapat membuat terobosan, inovasi- inovasi terbaru sehingga bisa dapat terus bersaing di era digital ini.

Penyerahan Salinan Keputusan Menteri BUMN Kepada Direksi Perum PNRI

Jakarta, Kamis 5 Juli 2018 Bertempat di lantai 6 Kementerian BUMN, dilakukan serah terima Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Selaku Wakil Pemerintah Sebagai Pemilik Modal Perusahaan Umum (Perum) Percetakan Negara RI No SK 204/MBU/07/2018 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Umum (Perum) Percetakan Negara RI.

Hadir dalam acara tersebut Deputi Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno  beserta jajarannya juga Anggota Dewan Pengawas Perum PNRI, Nasrudin serta jajaran DIreksi Perum PNRI.

Perum Percetakan Negara RI menyambut positif perubahan nomenklatur jabatan tersebut, Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (periode 13 Mei 2013-13 Mei 2018), Djakfarudin Junus kembali menjabat sebagai Dirut Perum Percetakan Negara RI terhitung tanggal 5 Juli 2018 yang sebelumnya tugas dan tanggung jawabnya dilakukan oleh Plt. Dirut Perum PNRI, Satrijo Sigit Wirjawan seklaigus sebagai Direktur Keuangan dan Produksi.

Disamping itu, pada Salinan Keputusan yang sama, Menteri BUMN juga memberhentikan dengan hormat Direktur Pemasaran Umum dan SDM, Perum Percetakan Negara RI, RR. Alfiatun Sarasati dan mengangkat Waluyo Pujianto sebagai Direktur Pemasaran Umum dan SDM, Perum Percetakan Negara RI yang semula menjabat sebagai Koordinator Divisi Produksi Perum PNRI.

Dalam sambutannya, Fajar Harry Sampurno mengucapkan terima kasih atas segala sumbangan tenaga dan pikirannya kepada Direktur Pemasaran, Umum dan SDM, RR. Alfiatun Sarasati selama memangku jabatanya tersebut atas kontribusi yang diberikan untuk Perum Percetakan Negara RI dan mengucapkan selamat kepada Direktur Pemasaran, Umum dan SDM yang baru, Waluyo Pujianto semoga lebih kompak/solid serta lebih inovatif dalam memajukan perusahaan.

Focus Group Discussion Perum PNRI 2018

Lokananta, mendengar kata tersebut ingatan kita diajak kembali pada era tahun 1970-1980, dimana era tersebut merupakan era keemasan lokananta. Lokananta merupakan label rekaman pertama dan satu-satunya milik negara. Berdiri pada 29 Oktober 1956 tepat pukul 10.00 pagi atas inisiatif R. Maladi.

Lokananta sendiri berarti seperangkat gamelan surgawi dalam pewayangan Jawa yang dapat berbunyi sendiri dengan merdu Lokananta yang saat ini memiliki aset lebih dari 5000 Master piringan hitam, peralatan studio berkelas dunia, akustik studio yang iconik serta memiliki lahan seluas 2,1 Hektar, sayang rasanya bila aset tersebut tidak dioptimalkan pemanfaatannya.

Atas dasar itu, pada tanggal 25 Juni 2018 dilaksanakan acara Focus Group Discussion (FGD) yang diprakarsai oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Perum Percetakan Negara RI (Perum PNRI) dan PT Jasa Marga Properti.

Hadir dalam acara tersebut, musisi, seniman, pemerhati seni dan perusahaan rekaman diantaranya RRI, PT Balai Pustaka dan Perum PFN. Acara FGD ini sendiri terbagi dalam 2 sesi :

1. Sesi Pemaparan oleh Narasumber
2. Sesi Diskusi dan Tanya Jawab.

Setelah pada sesi I para narasumber memaparkan materi masing-masing, sesi II ini diisi dengan diskusi dan tanya jawab, dapat disimpulkan bahwa dari paparan para narasumber, para peserta menginginkan lokananta dapat tumbuh dan berkembang setelah dilakukan revitalisasi dan optimalisasi baik dari sisi marketing, segmentasi konten dan audience.

Semoga hasil FGD ini dapat ditindaklanjuti sehingga dapat membangkitkan kembali kejayaan Lokananta.

Halal Bihalal Perum PNRI Tahun 2018

Halal Bihalal seakan telah menjadi tradisi bagi masyarakat Islam di Indonesia. Setiap kali selesai menjalani ibadah puasa ramadhan dan memasuki Hari Raya Idul Fitri, antar sesama muslim saling meminta maaf atas kemungkinan adanya kesalahan terhadap sesama. Tradisi ini kemudian berkembang dengan nama “Halal Bihalal”, salah satu tradisi yang dimiliki oleh Umat Islam di Indonesia, setelah Hari Raya Idul Fitri.

Sudah menjadi tradisi bagi seluruh Umat Muslim untuk berhalal Bihalal, dan kegiatan tersebut juga sudah menjadi tradisi yang ada di Perum Percetakan Negara RI, tepat pada tanggal 21 Juni 2018 Perum PNRI mengadakan Halal Bihalal antara Direksi, dan seluruh karyawan Perum PNRI yang diselenggarakan di Halaman Gedung Utama Perum PNRI. Terkait hal tersebut Perum Percetakan Negara RI menjadikan acara Halal Bil Halal sebagai budaya Perusahaan, dimana bertujuan untuk meningkatkan keakraban dan silaturahmi antara seluruh karyawan, Direksi dan Manajemen Perum PNRI.

Acara Halal Bihalal yang dibuka oleh Bapak Satrijo Sigit Wirjawan selaku Plt. Direktur Utama memberikan sambutan terkait penyelenggaraan Kegiatan Halal Bihalal tersebut pertama-tama beliau mengucapkan Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Batin, dalam sambutannya tersebut beliau menyampaikan bahwa Halal Bihalal merupakan momentum terbaik bagi kita untuk saling memaafkan satu sama lain. Acara tersebut berjalan dengan lancar dan penuh keakraban.

Acara di lanjutkan dengan bersalam-salaman dan ramah tamah, semoga dengan adanya kegiatan Halal Bil Halal ini dapat mempererat tali silaturahmi antara Direksi, Manajemen dan seluruh karyawan Perum Percetakan Negara RI.

Dan dengan adanya acara halal bihalal ini diharapkan hubungan yang selama ini keruh dan kusut dapat segera diurai dan dijernihkan. Halal bihalal bermakna untuk merekontruksi relasi kemanusiaan yang lebih sejuk dan menentramkan.

Sholat Idul Fitri 1439H

Bagi kaum-kaum muslim yang mampu menundukkan Hawa nafsu duniawi selama bulan suci Ramadhan dan dapat mengoptimalkan ibadahnya dengan penuh rasa ikhlas, maka Idul Fitri sejatinya adalah hari kemenangan baginya, dimana pada hari itu Allah SWT akan memberikan penghargaan istimewa, yang selalu dinantikan oleh siapapun termasuk para Nabi dan umat yang sholeh yaitu maghfirah dan ridhonya sebagai balasan atas amal baik yang sudah dilakukannya.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya Perum Percetakan Negara RI bekerja sama dengan pengurus masjid Nurul Yaqin menggelar kegiatan sholat Idul Fitri 1439H/2018 bertempat di halaman gedung utama Perum Percetakan Negara RI. Hadir dalam pelaksanaan shalat Idul Fitri 1439H/2018 Bapak Satrijo Sigit Wirjawan selaku Plt. Direktur Utama Perum PNRI dan masyarakat sekitar. Dalam pelaksanaan sholat Idul Fitri kali ini bertindak sebagai Imam/khatib Ustadz Syahrul Munir S.S. MPd.i.

Kegiatan sholat idul fitri di Perum Percetakan Negara RI berjalan dengan baik dan lancar, setelah sholat idul fitri para jamaah pun melakukan salam-salaman dan saling memaafkan untuk meningkatkan kembali tali silaturahmi.

Subcategories